Wednesday, May 25, 2016

BELAJAR SHALAT

BELAJAR SHALAT
Tuntunan Shalat

A. CARA-CARA MENGERJAKAN SHALAT
 
    1). Berdiri tegak menghadap kiblat dan niat mengerjakan shalat. Niat shalat menurut shalat yang sedang dikerjakan. Misalnya shalat subuh dan sebagainya. (Niat shalat ialah didalam hati).
    2). Lalu mengangkat kedua belah tangan serta membaca "ALLAHU AKBAR" (Takbiratul ihram).
    3). Setelah takbiratul ihram kedua belah tangannya disedekapkan pada dada. Kemudian membaca doa iftitah.


B. BACAAN DOA IFTITAH

Ada dua macam bacaan doa iftitah dan boleh di baca salah satu diantara keduanya.
    1). Doa iftitah
ALLAHU AKBAR KABIRA WAL HAMDU LILLAHI KAT-SIIRAA WASUBHAA NALLAHI BUKRATAN WA-ASHILAA
INNI WAJJAAHTU WAJHIYA LILLADZI FATHARASSA MAAWAATI WAL ARDLA HANIIFAN MUSLIMAN WAMAA ANAA MINAL MUSYRIKIINA
INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAWAATII LILLAAHI RABBIL 'AALAMIINA. LAASYARIIKALAHU WABIDZAALIKA UMIRTU WA ANAA MINAL MUSLIMIN.

Artinya:
"Allah maha besar lagi sempurna kebesaran-nya,segala puji bagi-nya dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku ibadatku,hidupku dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-nya. Dan aku dari golongan orang muslimin".

    2. Doa iftitah
ALLAAHUMMA BAA'ID BAINI WABAINA KHATHAAYAAYA KAMAA BAA'ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIBI. 'ALLAHUMMA NAQQINII MIN KHATHAAYAAYA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYADLU MINAD DANASI. ALLAHUM MAGHSIL KHATHAAYAA BILMAA-I WATSTSAIJI WALBARADI.

Artinya:
"Ya Allah, jauhkanlah dari pada kesalahan dan dosa sejauh antara jarak timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran. Ya allah, sucikanlah kesalahan dengan air,dan air salju yang sejuk".


C. SURAT FATIHAH

Selesai membaca doa iftitah, kemudian membaca surat fatihah.

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM. 'ALHAMDULILLAHI RABBIL 'AALAMIN ARRAHMANIRAHIM. MAALIKIYAUMIDDIIN. IYYAAKA NA'BUDU WAIYYAAKA NASTA'IIN. IHDINASH SHIRAATHALMUSTAQIIM. SHIRAATHAL LADZHIINA AN'AMTA 'ALAIHIM. GHAIRIL MAGHDLUUBI 'ALAIHIM WALADL DLAALIN. AAMIIN.

Artinya:
"Dengan nama Allah pengasih dan penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam yang pengasih dan penyayang. Yang menguasai hari kemudian. Pada-mu lah aku mengabdi. Dan kepada-mu lah aku meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, bagaikan jalannya orang-orang yang telah engkau beri ni'mat. Bukan jalan mereka yang pernah engkau murkai,atau jalannya orang-orang yang sesat".


D. BACAAN SURAT-SURAT PENDEK DAN MUDAH DIHAFAL.

Selesai membaca fatihah dalam rakaat yang pertama dan kedua bagi orang yang shalat sendirian atau imam, disunatkan membaca surat atau ayat Al-Quran.
Salah satu surat diantaranya yaitu:

SURAT AN-NAS
BISMILLHIRRAHMAANIRRAHIIM. QUL A'UUDZU BIRABBIN NAAS. MALIKIN NAAS, ILAAHIN NAAS. MIN SYARRIL WASWASIL KHANNAAS. ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURIN NAAS. MINAL JINNATI WANNAAS.

Artinya:
"Dengan nama Allah pengasih dan penyayang. Katakanlah (hai Muhammad) Aku perlindungan pada tuhannya manusia. Yang menguasai manusia. (Yang menjadi) Tuhan manusia. Mohon perlindungan dari pada kejahatan was-was (pengganggu hati) yang menggoda. Ialah yang menggoncangkan hati manusia. Baik dari jenis jin maupun manusia".


E. RUKU

Selesai membaca surat, lalu mengangkat kedua belah tangan setinggi telinga seraya membaca "ALLAHU AKBAR", terus badannya membungkuk, kedua tangannya memegang lutut dan tekankan antara punggung dan kepala supaya rata.
Setelah cukup sempurna bacalah tasbih sebagai berikut:

SUBHAANA RABBIYAL 'ADZHIIMI WABIHAMDIHI    3X

Artinya:
"Maha suci Tuhan Maha Agung serta memujilah aku kepada-nya".


F. I'TIDAL

Selesai ruku' terus bangkitlah tegak dengan mengangkat kedua belah tangan setentang telinga,seraya membaca, sbb:

SAMI'ALLAAHU LIMAN HAMIDAH

Artinya:
"Allah mendengar orang yang memuji-Nya".

*Pada waktu berdiri tegak (I'tidal) terus membaca :

RABBANAA LAKAL HAMDU MIL USSAMAAWAATI WA MIL-UL ARDLI WAMIL-U MAA SYITA MIN SYAI'IN BA'DU.

Artinya:
"Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji,sepenuh langit dan bumi,dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu".


G. SUJUD

Setelah I'tidal terus sujud (tersungkur ke bumi) dengan meletakkan dahi ke bumi,dan ketika turun seraya membaca "Allahu Akbar",dan setelah sujud membaca tasbih sbb,:

SUBHAANA RABBIYAL A'LAA WABI- HAMDIHI    3X

Artinya:
"Maha Suci Tuhan,serta memujilah aku kepada-Nya".


H. DUDUK ANTARA DUA SUJUD

Setelah sujud kemudian duduk serta membaca "Allahu Akbar" dan setelah duduk membaca:

RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA'NII WARZUQNII WAHDINII WA'AAFINII WA'FUANNII

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizqi kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku".


I.  SUJUD KEDUA

Sujud kedua ketiga dan keempat dikerjakan seperti pada waktu sujud yang pertama,baik caranya maupun bacaannya


J. DUDUK TASYAHUD/TAHYAT AWAL

Pada raka'at kedua,kalau shalat kita tiga raka'at atau empat raka'at,maka pada raka'at kedua ini kita duduk untuk membaca tasyahud/tahyat awal,dengan duduk kaki kanan tegak dan telapak kaki kiri diduduki.

BACAAN TASYAHUD/TAHYAT AWAL,:
ATTAHIYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWAATUTH THAYYI-BAATUL LILLAAH. ASSALAAMU A'LAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARA-KAATUH ASSALAAMU 'ALAINNAA WA'ALAA 'IBAADIL-LAAHISH SHAALIHIIN. ASY-HADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH, WA-ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH ALLAAHUMA SHALLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD 

Artinya:
"Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam,rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah ! Limpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad".


K. TASYAHUD AKHIR

Bacaan tasyahud/tahyat akhir ialah seperti tahyat awal yang ditambah dengan shalawat atas warga Nabi Muhammad, dan lafadznya sbb,:


WA'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD

Artinya:
"Ya Allah ! Limpahkan rahmat atas keluarga Nabi Muhammad!"

Cara duduk pada tahyat akhir ialah:
1). Supaya pantat langsung ketanah, dan kaki kiri dimasukkan kebawah kaki kanan.
2). jari kanan tetap menunjuk kedepan.

Pada tahyat akhir disunatkan membaca shalawat ibrahimiyah:

KAMAA SHALLAITA 'ALAA SAYYIDINAA IBRAHIIMA WA'ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAHIM WABAARIK 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA 'ALAA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD. KAMAA BAARAKTA 'ALAASAYYIDINAA IBRAAHIIMA WA'ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIM FIL 'AALAMIINA INNAKA HAMIIDUM MAJIID.

Artinya:
"Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.


L. SALAM

Selesai Tahyat Akhir, kemudian salam dengan menengok ke kanan dan ke kiri dengan membaca:


ASSALAAMU 'ALAIKUM WARAHMATULLAAHI WABARAHKAATUH

Artinya:
"Keselamatan dan rahmat Allah serta barokah tetap pada kamu sekalian".


KETERANGAN:
1). Waktu membaca salam yang pertama,muka kita menengok ke kanan, dan waktu membaca salam yang kedua,muka kita menengok ke kiri.
2). Dengan salam ini maka berakhirlah shalat kita.



Sunday, May 22, 2016

Rukun Islam ada 5

Rukun Islam ada 5
Rukun Islam

Rukun Islam ada lima, yaitu:

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat; artinya mengaku tidak ada Tuhan yang wajib disembah,melainkan Allah dan mengakui Nabi Muhammad saw.adalah utusan Allah.

2. Mengerjakan sholat lima waktu sehari semalam.

3. Mengeluarkan Zakat.

4. Berpuasa di bulan Ramadhan.

5. Menunaikan Ibadah Haji bagi yang mampu.

HUKUM ISLAM BESERTA SYARAT DAN RUKUNNYA

Hukum Islam beserta syarat dan rukunnya
Hukum-Hukum islam 

A. MUKALLAF
Orang mukallaf ialah orang muslim yang dikenai kewajiban atau perintahnya dan menjauhi larangan agama, karna telah dewasa dan berakal (akil balig) serta telah mendengar-seruan agama.

B. HUKUM-HUKUM ISLAM
Hukum islam yang biasa juga di sebut-hukum syara' terbagi menjadi lima:
    1.WAJIB; yaitu suatu perkara yang apabila di kerjakan mendapat pahala dan- jika di tinggalkan mendapat dosa.-Wajib atau fardlu itu dibagi menjadi dua:
 *Wajib 'Ain; yaitu yang mesti dikerjakan oleh setiap yang mukallaf sendiri,seperti sholat yang lima waktu,puasa dan sebagainya.
 *Wajib Kifayah; yaitu suatu kewajiban yang telah dianggap cukup apabila telah dikerjakan oleh sebagian dari orang-orang mukallaf. Dan berdosalah seluruhnya jika tidak seorangpun dari mereka mengerjakannya,seperti menyembahyangkan mayit dan menguburkannya.

2. SUNNAT; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa. Sunnat dibagi menjadi dua:
 * Sunnat Mu'akkad; yaitu sunnat yang sangat dianjurkan mengerjakannya seperti sholat tarawih, Sholat dua hari raya Fithri dan Adl-ha dan sebagainya.
 * Sunnat Ghairu Mu'akkad; yaitu sunnat biasa.

3. HARAM; yaitu suatu perkara yang apabila ditinggalkan mendapat pahala dan jika dikerjakan mendapat dosa,seperti minum-minuman keras,berdusta,mendurhakai orang tua dan sebagainya.

4. MAKRUH; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak berdosa,dan apabila ditinggalkan mendapat pahala,seperti makan petai,berambang mentah dan sebagainya.

5. MUBAH; yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak mendapat pahala dan berdosa,dan jika ditinggalkan juga tidak berdosa dan tidak mendapat pahala. Jelasnya boleh saja dikerjakan dan boleh ditinggalkan.

C. SYARAT DAN RUKUN
1.Syarat
Syarat ialah suatu yang harus ditepati sebelum mengerjakan sesuatu. Kalau syarat-syarat sesuatu tidak sempurna,maka pekerjaan itu tidak sah.

2. Rukun
Rukun ialah sesuatu yang harus dikerjakan dalam memulai sesuatu pekerjaan,rukun disini berarti bagian yang pokok seperti membaca Fatihah dalam sholat merupakan pokok bagian sholat. Tegasnya sholat tanpa Fatihah tidak sah,jadi sholat dengan Fatihah tidak dapat dipisah-pisahkan.

3. Sah
Sah artinya cukup syarat rukunnya dan betul.

4. Batal
Batal artinya tidak cukup syarat rukunnya,atau tidak betul.jadi apabila sesuatu pekerjaan atau perkara yang tidak memenuhi syarat rukunnya berarti perkara itu tidak sah,atau dianggap batal.